Nov 23

Spemda Populerkan Oltrad

Kenalkan Oltrad

Hadang, mungkin masih terdengar asing ditelinga kita. Hadang adalah permainan tradisional yang dimainkan secara beregu. Hadang dikenal masyarakat dengan sebutan gobak sodor. Olahraga tradisional ini telah dipopulerkan oleh SMP Muhammadiyah 2 Surabaya hingga pada Kompetisi Hadang Olahraga tradisional se Gerbangkertasusila 2017. Olahraga tradisional ini diikuti oleh 7 siswa yang bertanding di City Of Tomorrow Surabaya, (21-22/11) lalu.

Tak disangka, kompetisi ini menjadi sebuah awal langkah Olahraga Tradisional yang disingkat Oltrad Hadang Spemda mengepakkan sayap. Juara 2 telah diraih dengan percaya diri, meski berumur jagung tapi tak menjadikan minder mengikuti kompetisi se Gerbangkertosusila 2017.

“Tegangnya saat final aja. Pas final dengan SMP Negeri 45 Surabaya. Bersaing dengan kota sendiri, rasanya deg-deg ser,” ungkap Albyantisha Distra Rachmansyah, salah satu pemain Oltrad.

Kompetisi yang diikuti oleh 6 kota di Surabaya ini, tak menjadikan sebuah kegetiran bagi siswa Spemda. Mereka justru menjadikan uji nyali oltrad yang telah ditekunin selama ini. Ketenangan inilah yang menjadikan mereka menyumbangkan medali untuk Spemda.

Oltrad hadang ini berdiri di bulan Agustus 2017 lalu. Sejak berdiri, Oltrad sudah banyak digemari oleh siswa Spemda. Tanpa alat, justru siswa Spemda merasakan kenyamanan dan ringan.

“Oltrad buat saya seperti bermain di kampung, tanpa beban cukup konsentrasi dan cepat tanggap,” ungkap sambungnya.

Nov 23

Terobosan para belia, Sumbang 3 medali dalam Zetizen Con 2k17

Para belia yang telah menyumbang 3 medali

Euphoria yang tak kunjung henti, siswa siswi Spemda Surabaya begitu bahagia. Bukan 1 medali, tapi 3 medali yang telah direbut dan 1 kategori Super Teacher My Inspiring menjadikan Spemda menjadi buah bibir. UBS Zetizen Con 2k17 yang berlangsung selama 10 hari (10 – 19 Nopember).

Acara SSCC Ballroom Supermall Pakuwon Trade Center Surabaya, begitu menggoda para siswa siswi untuk bersaing secara sehat. Banyak kategori yang dikompetisikan. Spemda salah satu yang telah mengantongi, 1st Gold Medali UBS Zetizen My Super Teacher versi pengunjung (junior high school), 2nd Broze Medali Antangin Zetizen Percussion Combat versi pengunjung (junior high school), Best Five Broze UBS Zetizen Con Teenygraph On The Spot 2017.

Tak hanya itu, Spemda juga mendapat penghargaan My Inspiring Super Teacher UBS Zetizen My Super Teacher 2017.
” Pementasan pantomim yang mengangkat judul orkestra, memiliki alasan khusus. Saya menyelipkan pesan moral agar regenerasi NKRI tidak lupa terhadap jasa2 para pahlawan bangsa Indonesia yang berjuang memerdekan bangsa ini,” ungkap Luddy Saputro M. Sn selaku guru seni budaya Spemda Surabaya.

Tak kalah dengan gurunya, tim teenygraph on the spot juga berinovasi dengan kreatifitas yang telah dibangun melalui tim. Karya yang diangkat adalah Movie Jaman Now, dengan konsep bangunan gedung bioskop. Bercerita tentang terpuruknya film lokal dikalangan remaja saat ini.

“Ide ini muncul, karena melihat temen-temen yang cenderung tontonannya film import. Disitu, kita dari tim teenygraph ingin menjadikan fenomena ini menjadi wacana dalam bentuk teenygraph,” ungkap Aisyah Fernanda Dini, leader Teenygraph Zetizen Con 2k17.

Ide yang fresh dan kreatifitas siswa belia Spemda telah menjadi sorotan positif kalangan guru. Support yang luar biasa dari guru dan orang tua, menjadikan kepercayadirian mereka memunculkan inovasi yang terkini.

Nov 08

Sunday School bawa misi budaya ke Thailand

 

Foto persahabatan SMP Muhammadiyah 2 Surabaya dan Sekolah Pattaya 11 Thailand

Semangat tak pernah goyah untuk menjadi yang terbaik. Melangkahkan kaki dengan sigap dan percaya diri, untuk mengenalkan budaya dan karya siswa kelas Sunday School (SS) SMP Muhammadiyah 2 Surabaya yang dikenal Spemda Surabaya ( 7/11). 19 siswa dan 4 guru telah berangkat sejak Senin lalu dengan persiapan yang matang.

Penyambutan hangat dan manis yang dipersembahkan untuk siswa SS Spemda Surabaya. Puluhan lambaian bendera Indonesia berjejer rapi dari siswa Pattaya City 11 School, Thailand.

Kedatangan mereka adalah untuk mengenalkan budaya Indonesia dan karya paten siswa SS SMP Muhammadiyah 2 Surabaya kepada Pattaya City 11 School, Thailand.

Budaya yang mereka kenalkan adalah Tari Saman asal Aceh dan budaya khas seni beladiri atau biasa disebut Tapak Suci Spemda. Dan karya yang dipresentasikan adalah water roket dan water hight level detector.

“Luar biasa, saya kaget sekali. Saya pikir yang datang adalah guru-guru. Ternyata justru anak-anak yang aktif. Sebab, ini kali pertama Sekolah kami menerima tamu siswa,” ungkap Mr.Paitoon Jankrajang, selaku Kepala Sekolah,
Pattaya City 11 School, Thailand.

Read the rest of this entry »

Nov 01

Arti Bahagia

 

Arfian Septiansyah

    Apa yang dimaksud dengan bahagia, mungkin sebagian orang berpikiran bahwa dengan bergelimang harta kebahagian dapat diraih mungkin bisa jadi karena dengan harta yang kita miliki semua diingin dapat terwujud. Mulai dari rumah mewah, mobil import, hingga baju kelas dunia bahkan pergi keluar negeri dan masih banyak lagi kemewahan duniawi. Namun ada kalanya segala kemewahan itu menjadi sebuah kesedihan dikala seseorang tersebut dililit berbagai macam hutang, sehingga memaksa menguras seluruh harta yang begitu banyaknya untuk melunasi segala macam tunggakan, atau karena seseorang tersebut terserang penyakit parah sehingga harus dirujuk ke dalam kerumah sakit, sehingga harta tersebut  tak dapat dirasakan sepenuhnya dikarenakan harus membayar obat dan perawatan yang pastinya tidaklah murah dan membutuhkan dana yang lebih.

Namun ada juga seseorang yang bahagia apabila melihat saudara atau temannya tersakiti, bahkan dia merasa bangga apabila seseorang tersebut tertindas karena sikap dan perbuatannya. Mungkin didalam benaknya apabila dia telah menyakiti fisik maupun perasaan orang lain tersebut dirinya akan merasa lebih hebat daripada orang yang tersakiti bisa jadi karena jabatan yang tinggi, mungkin saja dia lebih tangguh daripada orang tersakiti, dan memiliki kekuasaan yang tinggi, sehingga dapat dengan semena–mena menindas kaum yang lebih lemah. Namun sifat yang seperti ini sangatlah dibenci oleh alloh SWT, karena termasuk perbuatan dzalim seperti tercermin dalam surat Al Hujurat ayat 11 :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ ۖ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ ۚ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim (QS Al Hujurat.ayat 11)

Pada hakikatnya kebahagian yang hakiki adalah, dimana kita dapat mensyukuri segala nikmat yang diberikan oleh Alloh SWT, baik itu yang berwujud materi maupun non materi. Selain itu kita juga harus saling menyayangi sesama manusia  uatdan apabila seseorang tersebut berbuat kesalahan hendaknya ia segera bertaubat atas segala kesalahannya seperti diriwayatkan dalam sebuah hadist :

عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ

Dari Anas Radhiyallahu anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Semua anak cucu Adam sering berbuat salah dan sebaik-baik orang yang banyak berbuat salah adalah mereka yang banyak bertaubat.” [HR. Ahmad; Tirmidzi; Ibnu Mâjah; Dârimi]

Dan hendaknya harus saling menyayangi terhadap sesama manusia, agar tercipta kerukunan dan kedamaian yang seperti dijelaskan dalam hadist berikut :

مَنْ لَا يَرْحَمْ النَّاسَ لَا يَرْحَمْهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ

Barang siapa tidak menyayangi manusia, maka Allah tidak akan menyayanginya (HR.Muslim)

Penulis : Arfian Septiansyah

Nov 01

Merajut asa, di Kota Pisang

Kontingen SMP Muda

Cuaca sangat bersahabat, keramaian tak menjadikan Kota Lampung menjadi macet dengan ribuan siswa-siswi yang siap berjuang untuk menjadi juara terbaik. Olympiade Ahmad Dahlan (Olimpicad) ke V 2017 ini berlangsung selama empat hari berturut-turut, 26 – 29/10/,2017 ini. Diikuti 500 kontinge dari Jawa Timur, diantaranya terdiri siswa dan pendamping guru.

Spemda, salah satu sekolah di Surabaya yang mengirim empat cabang perlombaan di (Olimpicad) ke V di Kota Lampung. Olimpiade Tapak Suci, Majalah, Hafidz, News Reading.

Tim dari Spemda, telah mempersiapkan diri untuk siap berjuang dengan kejujuran. Lima siswa perempuan (Syifa Nur Salsabillah (news reading), Rindy Belva (Majalah), Andhika Nur Badri (Tahfidz) dan satu tim tapak suci seni putri (Yasmin Firdausi, Sevilla Izzatun Nihaya, Albyantisha Distra Rachmansyah).

“Tidak menuntut menang, tapi perjuangan mereka akan membuahkan hasil yang nyata. Semangat untuk berjuang demi Spemda sudah menjadi point khusus buat sekolah. Semoga mereka berjuang menjadi yg terbaik, “ungkap Dra. Ida Indahwati Waliulu selaku Kepala SMP Muhammadiyah 2 Surabaya.

Ada 21 cabang perlombaan dalam Olympicad V 2017. Di antaranya, olimpiade matematika, IPA, fisika, kimia dan biologi. Selain itu, lomba membaca berita Bahasa Inggris, Ismu Bahasa Arab, Ismu Bahasa Inggris, otomotif, robotika, film indie, business plan, KTI, dan lain-lain. Lomba akan diselenggarakan di Kompleks Muhammadiyah Labuhan Ratu, Wisma Haji Bandar Lampung, dan SDIT Muhammdiyah Gunung Terang.

Pembukaan yang dilakukan di Gor Saburai Bandar Lampung ini, sempat diguyur hujan meski sejenak, tapi tak menolak pesona yang meriah. Sambutan tarian asal Lampung hingga pawai baju adat dengan iringan drum band menjadi awal dimulai Olimpicad ke V 2017.

Nov 01

SUMENEP OPEN PENCAK SILAT CHAMPIONSHIP 2017

TIM MBA SPARTANS

HASIL PRESTASI TIM MBA SPARTANS SURABAYA:
1. M. Fikri haikal, Juara 1 kategori ganda putra remaja
2. Naufal kamaluddin, juara 1 kategori ganda putra remaja
3. Dzaki muzhaffar, juara 2 kategori tunggal putra remaja
4. Naura darrin hasan, juara 2 kategori tunggal putri remaja
5. Yasmin firdausi, juara 2 kategori regu putri remaja
6. Sevilla izzatun N, juara 2 kategori regu putri remaja
7. Albyantisha distra R, juara 2 kategori regu putri remaja
8. Audinia , juara 3 kategori regu putri pra remaja
9. Shakiya , juara 3 kategori regu putri pra remaja
10. Aurelazora davki Z, juara 3 kategori regu putri pra remaja
11. Tiana taindra, juara 3 tanding kelas H putri pra remaja
12. Kayla azalia, juara 3 tanding kelas A putri pra remaja
13. M. Burhan nurdin, juara 3 tanding kelas F putra pra remaja
14. Bagaskara adi P, juara 3 tanding kelas D putra remaja
15. Aulia ayu N, juara 1 tanding kelas B putri remaja

TOTAL KESELURUHAN:
2 Emas, 3 Perak, 8 Perunggu
SPEMDA: 1 Perak, 6 Perunggu
SMAM X: 2 Emas, 2 Perak, 2 Perunggu

Nov 01

Juara lagi!Juara lagi!

Tim SMP Muda meraih 1 Medali Emas dalam Cabang Majalah Sekolah – Olypicad V Bandar Lampung – 2017

1 Emas – Olypicad V Bandar Lampung – 2017

Della sabrina maharani, kls. 9D
juara 2 panahan, surabaya competition stage 2 – PERPANI KOTA SURABAYA – 2017

Jul 21

Unik dan Cantik

Unik dan Cantik

 

Suasana hijau membalut pemukiman di kawasan Pacet, Mojokerto. Tenang dan syahdu membuat pemikiran yang terus mengalir untuk bisa menjadi sebuah karya-karya kreatif, para staff dan Koordinator dalam Rapat kerja (Raker), Kamis, (21/7) di Villa Welirang Pacet, Mojokerto.

Konsep yang diusung lebih pada kekreatifan staff dan koordinator untuk menghidupkan branding sekolah yang berbeda.Tema yang diangkat adalah Mempertahankan dan Memperkuat Branding Spemda di era Digital. Rapat kerja yang diikuti oleh kepala sekolah, 5 staff dan 12 koordinator. Masing-masing staff dan koordinator membuat harapan diawal tahun ajaran untuk penunjang kegiatan Spemda.

“Saya berharap, staff dan koordinator dapat membuat konsep yang unik dan kreatif. Program kerja mereka pun harus aneh dan orisinil,” ungkap Ida Indahwati Waliulu selaku Kepala Spemda Prestasi.

Dalam Raker yang dimulai dari pukul 15.00 sore hingga 24.00, pemikiran diadu untuk bisa lebih produktif disetiap program yang dibuat. Kolaborasi yang menarik antara staff kurrikulum, hubungan masyarakat, sarana dan prasarana, islam, kemuhammadiyaan dan bahasa arab (Ismubaris) berkolaborasi dengan koordinator setiap staff demi menciptakan karya dalam mendukung kreatifitas siswa dan fasilitas spemda.

“Berharap, setelah raker seluruh program kerja terjalankan sesuai harapan dan tersaji dengan baik”, lanjutnya.

Jun 17

Langkah kecil untuk Kampung Anak Negeri

Berbagi bersama di Liponsos

Sepuluh terakhir di bulan Ramadhan adalah waktu yang dinanti-nanti oleh sebagian umat Islam. Memperbanyak membaca Al-Qur’an, bershadaqoh dan berbagi.

Kelas Olahraga Cabang olahraga Tapak Suci SMP Muhammadiyah 2 (Spemda Genteng) Surabaya, memanfaatkan diakhir bulan Ramadhan dengan berbagi bersama Liponsos Kampung Anak Negeri, Wonorejo, Surabaya (16/6).

“Kami ingin, mengajarkan kelembutan, kasih sayang, dan sosial kepada para atlit tapak suci. Agar mereka juga tetap bersimpati dan empati, meskipun sepak terjang mereka begitu kuat, ” ungkap Arum Gita Oktasariani, selaku Ketua Panitia Bakti sosial yang juga pelatih Tapak Suci.

Acara yang dikonsep dengan tema Satu langkah kecil untuk kepedulian bersama ini diikuti oleh 50 atlit tapak suci. Mereka menyuguhakan atraksi kipas dari seni tapak suci, disambung dengan gamelan, perkusi dan ice breaking yang makin menghidupkan acara.

Buka Bersama

Hadiah-hadiah juga sudah disiapkan untuk mereka yang memenangkan ice breaking. “Tak hanya memberi, tapi kami ingin menghibur,” lanjut Arum

“Berharap, acara ini terus berlanjut untuk bisa mengajarkan siswa dan siswi Spemda lebih peduli dengan sesama,” ungkap, Dra. Ida Indahwati Waliulu kepala Spemda Genteng Surabaya, dipenghujung acara, saat memberikan cinderamata kepada ketua Liponsos Kampung Anak Negeri

Diakhir acara, 35 anak jalanan yang kampung dirawat oleh Dinas Sosial hingga disebut dengan kampung anak negeri, menikmati buka bersama dengan atlit tapak suci, disambung sholat maghrib berjamah.

Tak hanya itu, anak-anak juga mendapatkan bingkisan pakaian dan alat-alat tulis.

Jun 13

Menumbuhkan Generasi Simpati dan Empati

Berbagi bersama di bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah dan hidayah. Pada bulan Ramadhan ini SMP Muhammadiyah 2, Genteng, Surabaya (Spemda) mempunyai rangkaian kegiatan Daarul Arqom di sekolah. Aktivitas Daarul Arqom Murid kelas VII dan VIII selama 2 hari satu malam (12-13 ) untuk putri dan (14-15 ) untuk Putra.

Daarul Arqom yang diadakan pada tahun ini menekankan tentang cinta Al-Qur’an secara  harfiah. Membaca sesuai tajwid dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Penekanan pada Surat Al Maun yang menjelaskan tentang orang-orang yang mendustakan agama.

“Dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin,” Cuplikan ayat ke 3 Surat Al Maun menjadi sebuah tindakan langsung yang dilakukan oleh siswa-siswi Spemda Surabaya. Bulan penuh berkah ini, menjadi ajang untuk berbagi bersama masyarakat miskin dan tukang becak.

Menyalurkan infaq berupa materi yang terbalut oleh kertas putih, disebarkan di daerah Pasar Genteng dan Jalan Simpang. Penyebaran infaq tersebut dijadikan 7 kelompok dari 137 kelas putri Spemda.

Membiasakan Sholat Isya’ & Tarawih berjamaah

“Belajar memaknai Al-Qur’an ternyata begitu menarik dan menyenangkan. Mulai dari cara membaca dengan tajwid hingga melagukan ayat-ayat Al-Qur’an secara bersama-sama. Dan paling berkesan saat kita belajar langsung tentang berbagi dengan tukang becak dan masyarakat di pinggir Sungai. Bahagia dan terenyuh, Ungkap Rebina Choyrina Aziza kelas 8A.

Kegiatan yang bertujuan untuk memberikan sebuah pembelajaran langsung tentang arti berempati dengan sesama. Bisa merasakan apa yang mereka rasakan, dan dapat membantu apa yang mereka butuhkan. Dengan adanya pembelajaran bersifat karakter, dapat menjadikan siswa-siswi Spemda, Surabaya lebih mandiri dan percaya diri.

“Kegiatan yang sudah terprogram setiap tahun ini, terlaksana sejak 6 tahun lalu, diharapkan bisa membuat anak lebih bersimpati dan berempati kepada setiap manusia di sekelilingnya, ungkap Ach. Jamaluddin, S.Thi selaku Ketua Panitia Daarul Arqom.

Diujung kegiatan, kelas putri juga menyiapkan makanan ringan untuk takjil kepada 200 pengendara motor dan mobil di sekitar Surabaya Pusat. Yang akan menyegerakan berbuka puasa.

Older posts «