Oct 15

Komunitas HIJAU MUDA

Komunitas HIJAU MUDA kembali menuai hasil sayuran hidroponik yg mereka tanam beberapa Minggu yang lalu. Panen bertepatan dengan puncak perayaan HUT RI ke 73 di SMP Muda Prestasi. Setelah kangkung di bulan Juli, kali ini mereka memanen pakcoy.
.
“Pakcoy adalah tanaman yang benihnya mudah didapat dan tumbuh baik di dataran rendah. Sayuran ini sangat digemari karena banyak mengandung mineral, kalsium, asam folat dan berbagai vitamin yang sangat baik untuk kesehatan” tukas Elisya Ayu Ramadhani selaku pembina komunitas Hijau Muda.
.
“Kami ingin mencoba menanam beberapa macam, agar mengetahui jenis sayuran mana yang cocok dengan kondisi greenhouse rooftop lantai 5 ini” kata Ivanna Zaddah salah satu siswa sambil memamerkan sebagian hasil panen.
.
“Selain kreatif memanfaatkan lahan sempit, SMP Muda juga terus menerus menumbuhkan ide2 cemerlang siswa baik dalam hal pengolahan hasil panen maupun pemasarannya. Budidaya pakcoy mumpunyai prospek yang baik dan layak untuk dikembangkan “, jelas Ida Indahwati Waliulu kepala SMP Muda Prestasi.

Oct 15

Kolej Melaka Memilih SMP Muda untuk Tengok Sistem Pendidikan Sekolah di Indonesia.

Kedatangan tamu sahabat adalah sebuah kebahagian. Dapat menjalin komunikasi dan berbagi informasi tentang perjalanan setiap negara. Kolej Professional Mara Bandar Melaka berkunjung pada Senin (01/10), di SMP Muhammadiyah 2 Surabaya.
.
Sambutan hangat telah disiapkan oleh 40 siswa dengan membawa bendera Indonesia dan Malaysia yang dikibar-kibarkan, menjadi sebuah sapaan untuk para tamu. Opening ceremonial tari payung dari teater star menambahkan kemeriahan. Dan disusul cucuk lampah Tapak Suci untuk memasangkan rangkaian melati di leher Abdullah bin Long salah satu dosen Kolej Professional Mara Bandara Melaka. Sebagai simbol kerja sama Indonesia dan Malaysia.
.
“Kedatangan kami ingin melihat sistem belajar di sekolah Indonesia, dan kami memilih SMP Muhammadiyah 2 Surabaya. Sekolah yang siswa siswinya sangat ramah dan hangat, Kental dengan budaya dan karakter Indonesia,” ungkap Abdullah bin Long, Dosen Pengajian AM Kolej Professional Mara Bandar Melaka.
.
Ia juga mengatakan disela-sela sambutannya, bahwa pendidikan di Indonesia dan Malaysia tidak jauh berbeda. Hanya kurikulum saja yang membedakan. Di sekolah ini kami ingin kenal sistem belajar yang menyenangkan dalam sebuah kemasan bakat dan akademis dapat berjalan selaras.
.
“Bangga menjadi salah satu sekolah jujugan tamu negeri sahabat karena keunikan sistem pendidikan yang diterapkan di sekolah kami. Semoga ini adalah penguat kami untuk terus berinovasi membangun konsep yang lebih matang dan sesuai tuntutan global” tegas Dra. Ida Indahwari Waliulu, selaku kepala SMP Muhammadiyah 2 Surabaya.

Oct 15

Kejuaraan Taekwondo Piala KONI 2018

Prestasi lagi…
Prestasi lagi… Kali ini datang dari ananda Ryan Daffanta kelas 8A.
.
Selama 2 hari bertarung habis-habisan (walaupun harus riwa-riwi BG junction – UNESA lidah karena harus mengikuti ujian praktek seni budaya), akhirnya perjuangan yg luar biasa dibayar dg prestasi yg gemilang
.
Juara 1 Kyurugi, under 41kg Putra dan Taekwondoin terbaik
.
Good job Daffanta, tetap rendah hati, selalu berusaha lebih keras lagi dan jadilah anak yg bisa membanggakan orang tuamu

Oct 15

PTS SMP Muda Prestasi Tampil Beda.

Ada yang berbeda di Penilaian Tengah Semester (PTS) SMP Muhammadiyah 2 Surabaya. Penilaian praktek Seni Budaya digelar di Talent Class SMPM2 MBA Spartans Mall BG Junction pada hari Jumat (28/9). Materi praktek seni budaya kelas 8 adalah menyanyikan lagu nasional dan lagu daerah. Sedangkan untuk kelas 9 adalah tari kreasi. Para siswa telah mempersiapkan tiga minggu sebelumnya, mulai menentukan judul lagu, konsep tampilan, hingga latihan. Beberapa kali mereka harus berkonsultasi dengan guru pengajar Seni Budaya Luddy Saputro, M.Sn. Hal tersebut diperlukan agar dapat menghasilkan tampilan yang apik dan menarik untuk ditonton.

Oct 15

SMP Muda sumbang atlit di Timnas Garuda Jaya

Kegiatan yang tak pernah surut di SMP Muhammadiyah 2, yang melahirkan benih atlit untuk Kota Surabaya. Kali ini, salah satu atlit sepak bola Spemda didikan Ustadz Wardiono Setiawan lolos dalam Kejuaraan Borneo Cup, Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia.

Pemilik nama lengkap Muhammad Al Ghauts,  saat ini telah mengikuti training center 21 – 24 September di  Puspitek, Serpong, Tangerang Selatan. Program Sepak Bola Anak Indonesia (SBAI) telah memilih Ghauts panggilan akrabnya menjadi satu-satunya atlit Surabaya yang terpilih mengikuti kejuaraan Borneo Cup. Ia masuk dalam tim Sepak Bola Putra Gubeng dan lolos Tim Nasional  Pelajar U12 Garuda Jaya.

“Kejutan luar biasa, saya lolos untuk mengikuti U12 Garuda Jaya, tidak sia-sia saya belajar sepak bola di tim putra gubeng dan di spemda sebagai penguat fisik saya,” ungkap atlit kelahiran 18 Februari 2006.

Prestasi yang telah Ia kantongi cukup banyak. Pada tahun ini kejuaraan yang Ia raih adalah SBAI Nasional Juara 2, Kejuaraan regional Surabaya Juara 2, hingga terpilih menjadi tim U12 Garuda Jaya. Dengan tumpukan piala di rak rumah, tak menjadikan puas untuk terus berlatih fisik dan emosi. Sebab, pengolahan diri sangat penting bagi atlit remaja.

Selamat berjuang dan bertanding!

Aug 27

Cita – Cita yang terhambat

Arfian Septiansyah

Ole…ole..ole…., suara weker bertemakan sepakbola pun bergema, yang menandakan sudah pukul tiga pagi, dan membangunkan Azzam untuk melaksanaknakan puasa Sunnah senin-kamis. Azzam merupakan siswa kelas delapan di sebuah sekolah swasta di daerah pedesaan SMP Ahmad Dahlan. Continue reading

Aug 27

Bukan satu, tapi dua penghargaan!

yang didapat oleh SMP Muhammadiyah 2 Genteng Surabaya dalam Fortasi 2018.

IPM yang diketuai oleh Aisyah Fernanda Dini telah meraih juara 2 Best Fortasi terbaik yang diadakan selama 4 hari ini bertema Salam Budaya Literasi Jadikan Inspirasi.

Acara yang dikemas menarik dan menyenangkan dengan berbagai suguhan literasi dan expo penampilan, membuat siswa baru semangat mengikuti Fortasi.

“Alhamdulillah, meskipun tidak mendapatkan juara pertama seperti tahun kemarin, kami tetap semangat agar menjadi lebih baik di kegiatan-kegiatan selanjutnya”, kata Jojo panggilan Aisyah Fernanda Dini.

Penghargaan kedua yang diterima oleh SMP Muhammadiyah 2 adalah Pembina IPM Terbaik tahun 2018 dinobatkan kepada Achmad Jamaluddin, S.Th.I.

Kedua penghargaan tersebut diberikan oleh PD IPM di Auditorium Poltekes Surabaya Sabtu, 21 Juli 2018, di saat Resepsi Milad IPM.

#smpmudaprestasi
#smpmudahariini
#smpmudagenteng
#sekolahprestasi
#sekolahislami
#sekolahkeberbakatan
#sekolaholahraga
#surabaya
#aslisuroboyo
#smpmudasurabaya

Jun 02

Talents Executif Class

Gebyar Labas Samya Kontemporer di The Graduation of Spemda 2018
.
Tari Labas Samya berasal dari Surabaya. Dilakukan secara kelompok, sebab kata Samya sendiri memiliki arti bersama-sama. Kekompakan dalam kelompok wajib terbangun agar dapat memunculkan gerak dan keindahan yang selaras. Di tahun 2018 Tim Labas Samya SMP Muhammadiyah 2 Surabaya menjadi juara terbaik tingkat kota Surabaya.
.
Kak Lala panggilan guru tari sang maestro sukses berinovasi menciptakan Labas Samya Kontemporer. Menyajikan paduan gerak, musik, kostum dan kelompok besar dengan jumlah 20 penari yang telah memukau penonton The Graduation of Spemda 2018.
.
Hal tersebut tak lepas dari kesungguhan tim yg berlatih tanpa mengeluh meski sedang berpuasa Romadhon. Sehingga tersaji suatu karya seni yang keren dan menghibur.

Arahan dari guru tari Spemda : Indah Nila Siam Sari
📷 : @fahmihidayati @fitriyah_khadijah9 @amaliawildaisnaini

#spemdahebat
#spemdagraduation2018
#spemdajaya
#sekolahprestasi
#sekolahislami
#sekolahkeberbakatan
#sekolaholahraga
#surabaya
#aslisuroboyo
#spemdasurabaya

Jun 02

The Graduation of Spemda 2018

Tiga tahun, bukan waktu yang lama. Mengingat bahwa perjalanan begitu cepat dan singkat. Ini yang dirasakan oleh siswa siswi SMP Muhammadiyah 2 yang disapa Spemda Surabaya. Saat ceremonial The Graduation of Spemda 2018, Senin (28/5) malam, di Taman Budaya Surabaya ini mengangkat tema banyak aksi, kaya kreasi, bertabur prestasi.

Acara yang dikemas dengan bermacam tampilan karya siswa-siswi ini, menghidupkan ceremonial yang akan menjadi akhir kegiatan siswa siswi kelas 9 di Spemda Surabaya.

Running yang terus bergulir dari satu aksi, disambut aksi berikutnya. Dibuka dengan tarian labasamya, disambut dengan atraksi alat musik jimbe, teater, samroh, paskibra, band, dan ditutup dengan penampilan panahan di akhir acara.

“Saat hari ini tiba, semakin terasa dimana saya dan kawan-kawan akan beranjak dari Spemda. Padahal, sekolah ini memiliki banyak kenangan yang tak bisa dilupakan. Mulai dari pagi berangkat sekolah hingga siang waktu untuk pulang, justru kita berlama-lama di sekolah karena banyak kegiatan yang rugi kalo harus saya dan teman-teman tinggalkan. Semoga Spemda tetep jaya ” ungkap Alisya Putri Azzahra saat menyampaikan kesan di atas panggung.

Ceremonial Spemda Genteng dikemas dengan banyak aksi agar para lulusan bangga melihat karyanya dilanjutkan dengan generasi penerusnya. The Graduation of Spemda 2018 meluluskan 145 siswa, dan memberikan penghargaan bagi siswa berprestasi tingkat kota hingga internasional kategori akademis, olahraga dan seni. Penghargaan berupa trophy dan bea siswa ini juga diberikan kepada siswa kelas 7 dan kelas 8 sebagai motivasi untuk menularkan prestasi kepada kawan-kawan lain.

“SMP Muhammadiyah 2 Surabaya, mengembangkan bakat dan kemampuan siswa, sehingga siswa siswi berprestasi baik bidang akademis maupun non akademis terwadai dengan seimbang. Tak hanya itu mereka juga berprestasi bidang keorganisasian dan kepanduan dibidang Hizbul Wathan (HW) dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM),” ungkap Kepala SMP Muhammadiyah 2 Surabaya, Dra. Ida Indahwati Waliulu saat memberikan sambutan.

Diakhir sambutan, Ia berharap semoga Siswa Spemda dapat menjadi generasi penerus yang berkarakter islami, tangguh dan mampu bersaing dengan pemuda-pemuda lain di masa yang akan datang.

Nov 23

Spemda Populerkan Oltrad

Kenalkan Oltrad

Hadang, mungkin masih terdengar asing ditelinga kita. Hadang adalah permainan tradisional yang dimainkan secara beregu. Hadang dikenal masyarakat dengan sebutan gobak sodor. Olahraga tradisional ini telah dipopulerkan oleh SMP Muhammadiyah 2 Surabaya hingga pada Kompetisi Hadang Olahraga tradisional se Gerbangkertasusila 2017. Olahraga tradisional ini diikuti oleh 7 siswa yang bertanding di City Of Tomorrow Surabaya, (21-22/11) lalu.

Tak disangka, kompetisi ini menjadi sebuah awal langkah Olahraga Tradisional yang disingkat Oltrad Hadang Spemda mengepakkan sayap. Juara 2 telah diraih dengan percaya diri, meski berumur jagung tapi tak menjadikan minder mengikuti kompetisi se Gerbangkertosusila 2017.

“Tegangnya saat final aja. Pas final dengan SMP Negeri 45 Surabaya. Bersaing dengan kota sendiri, rasanya deg-deg ser,” ungkap Albyantisha Distra Rachmansyah, salah satu pemain Oltrad.

Kompetisi yang diikuti oleh 6 kota di Surabaya ini, tak menjadikan sebuah kegetiran bagi siswa Spemda. Mereka justru menjadikan uji nyali oltrad yang telah ditekunin selama ini. Ketenangan inilah yang menjadikan mereka menyumbangkan medali untuk Spemda.

Oltrad hadang ini berdiri di bulan Agustus 2017 lalu. Sejak berdiri, Oltrad sudah banyak digemari oleh siswa Spemda. Tanpa alat, justru siswa Spemda merasakan kenyamanan dan ringan.

“Oltrad buat saya seperti bermain di kampung, tanpa beban cukup konsentrasi dan cepat tanggap,” ungkap sambungnya.