Jun 02

Talents Executif Class

Gebyar Labas Samya Kontemporer di The Graduation of Spemda 2018
.
Tari Labas Samya berasal dari Surabaya. Dilakukan secara kelompok, sebab kata Samya sendiri memiliki arti bersama-sama. Kekompakan dalam kelompok wajib terbangun agar dapat memunculkan gerak dan keindahan yang selaras. Di tahun 2018 Tim Labas Samya SMP Muhammadiyah 2 Surabaya menjadi juara terbaik tingkat kota Surabaya.
.
Kak Lala panggilan guru tari sang maestro sukses berinovasi menciptakan Labas Samya Kontemporer. Menyajikan paduan gerak, musik, kostum dan kelompok besar dengan jumlah 20 penari yang telah memukau penonton The Graduation of Spemda 2018.
.
Hal tersebut tak lepas dari kesungguhan tim yg berlatih tanpa mengeluh meski sedang berpuasa Romadhon. Sehingga tersaji suatu karya seni yang keren dan menghibur.

Arahan dari guru tari Spemda : Indah Nila Siam Sari
📷 : @fahmihidayati @fitriyah_khadijah9 @amaliawildaisnaini

#spemdahebat
#spemdagraduation2018
#spemdajaya
#sekolahprestasi
#sekolahislami
#sekolahkeberbakatan
#sekolaholahraga
#surabaya
#aslisuroboyo
#spemdasurabaya

Jun 02

The Graduation of Spemda 2018

Tiga tahun, bukan waktu yang lama. Mengingat bahwa perjalanan begitu cepat dan singkat. Ini yang dirasakan oleh siswa siswi SMP Muhammadiyah 2 yang disapa Spemda Surabaya. Saat ceremonial The Graduation of Spemda 2018, Senin (28/5) malam, di Taman Budaya Surabaya ini mengangkat tema banyak aksi, kaya kreasi, bertabur prestasi.

Acara yang dikemas dengan bermacam tampilan karya siswa-siswi ini, menghidupkan ceremonial yang akan menjadi akhir kegiatan siswa siswi kelas 9 di Spemda Surabaya.

Running yang terus bergulir dari satu aksi, disambut aksi berikutnya. Dibuka dengan tarian labasamya, disambut dengan atraksi alat musik jimbe, teater, samroh, paskibra, band, dan ditutup dengan penampilan panahan di akhir acara.

“Saat hari ini tiba, semakin terasa dimana saya dan kawan-kawan akan beranjak dari Spemda. Padahal, sekolah ini memiliki banyak kenangan yang tak bisa dilupakan. Mulai dari pagi berangkat sekolah hingga siang waktu untuk pulang, justru kita berlama-lama di sekolah karena banyak kegiatan yang rugi kalo harus saya dan teman-teman tinggalkan. Semoga Spemda tetep jaya ” ungkap Alisya Putri Azzahra saat menyampaikan kesan di atas panggung.

Ceremonial Spemda Genteng dikemas dengan banyak aksi agar para lulusan bangga melihat karyanya dilanjutkan dengan generasi penerusnya. The Graduation of Spemda 2018 meluluskan 145 siswa, dan memberikan penghargaan bagi siswa berprestasi tingkat kota hingga internasional kategori akademis, olahraga dan seni. Penghargaan berupa trophy dan bea siswa ini juga diberikan kepada siswa kelas 7 dan kelas 8 sebagai motivasi untuk menularkan prestasi kepada kawan-kawan lain.

“SMP Muhammadiyah 2 Surabaya, mengembangkan bakat dan kemampuan siswa, sehingga siswa siswi berprestasi baik bidang akademis maupun non akademis terwadai dengan seimbang. Tak hanya itu mereka juga berprestasi bidang keorganisasian dan kepanduan dibidang Hizbul Wathan (HW) dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM),” ungkap Kepala SMP Muhammadiyah 2 Surabaya, Dra. Ida Indahwati Waliulu saat memberikan sambutan.

Diakhir sambutan, Ia berharap semoga Siswa Spemda dapat menjadi generasi penerus yang berkarakter islami, tangguh dan mampu bersaing dengan pemuda-pemuda lain di masa yang akan datang.

Nov 23

Spemda Populerkan Oltrad

Kenalkan Oltrad

Hadang, mungkin masih terdengar asing ditelinga kita. Hadang adalah permainan tradisional yang dimainkan secara beregu. Hadang dikenal masyarakat dengan sebutan gobak sodor. Olahraga tradisional ini telah dipopulerkan oleh SMP Muhammadiyah 2 Surabaya hingga pada Kompetisi Hadang Olahraga tradisional se Gerbangkertasusila 2017. Olahraga tradisional ini diikuti oleh 7 siswa yang bertanding di City Of Tomorrow Surabaya, (21-22/11) lalu.

Tak disangka, kompetisi ini menjadi sebuah awal langkah Olahraga Tradisional yang disingkat Oltrad Hadang Spemda mengepakkan sayap. Juara 2 telah diraih dengan percaya diri, meski berumur jagung tapi tak menjadikan minder mengikuti kompetisi se Gerbangkertosusila 2017.

“Tegangnya saat final aja. Pas final dengan SMP Negeri 45 Surabaya. Bersaing dengan kota sendiri, rasanya deg-deg ser,” ungkap Albyantisha Distra Rachmansyah, salah satu pemain Oltrad.

Kompetisi yang diikuti oleh 6 kota di Surabaya ini, tak menjadikan sebuah kegetiran bagi siswa Spemda. Mereka justru menjadikan uji nyali oltrad yang telah ditekunin selama ini. Ketenangan inilah yang menjadikan mereka menyumbangkan medali untuk Spemda.

Oltrad hadang ini berdiri di bulan Agustus 2017 lalu. Sejak berdiri, Oltrad sudah banyak digemari oleh siswa Spemda. Tanpa alat, justru siswa Spemda merasakan kenyamanan dan ringan.

“Oltrad buat saya seperti bermain di kampung, tanpa beban cukup konsentrasi dan cepat tanggap,” ungkap sambungnya.

Nov 23

Terobosan para belia, Sumbang 3 medali dalam Zetizen Con 2k17

Para belia yang telah menyumbang 3 medali

Euphoria yang tak kunjung henti, siswa siswi Spemda Surabaya begitu bahagia. Bukan 1 medali, tapi 3 medali yang telah direbut dan 1 kategori Super Teacher My Inspiring menjadikan Spemda menjadi buah bibir. UBS Zetizen Con 2k17 yang berlangsung selama 10 hari (10 – 19 Nopember).

Acara SSCC Ballroom Supermall Pakuwon Trade Center Surabaya, begitu menggoda para siswa siswi untuk bersaing secara sehat. Banyak kategori yang dikompetisikan. Spemda salah satu yang telah mengantongi, 1st Gold Medali UBS Zetizen My Super Teacher versi pengunjung (junior high school), 2nd Broze Medali Antangin Zetizen Percussion Combat versi pengunjung (junior high school), Best Five Broze UBS Zetizen Con Teenygraph On The Spot 2017.

Tak hanya itu, Spemda juga mendapat penghargaan My Inspiring Super Teacher UBS Zetizen My Super Teacher 2017.
” Pementasan pantomim yang mengangkat judul orkestra, memiliki alasan khusus. Saya menyelipkan pesan moral agar regenerasi NKRI tidak lupa terhadap jasa2 para pahlawan bangsa Indonesia yang berjuang memerdekan bangsa ini,” ungkap Luddy Saputro M. Sn selaku guru seni budaya Spemda Surabaya.

Tak kalah dengan gurunya, tim teenygraph on the spot juga berinovasi dengan kreatifitas yang telah dibangun melalui tim. Karya yang diangkat adalah Movie Jaman Now, dengan konsep bangunan gedung bioskop. Bercerita tentang terpuruknya film lokal dikalangan remaja saat ini.

“Ide ini muncul, karena melihat temen-temen yang cenderung tontonannya film import. Disitu, kita dari tim teenygraph ingin menjadikan fenomena ini menjadi wacana dalam bentuk teenygraph,” ungkap Aisyah Fernanda Dini, leader Teenygraph Zetizen Con 2k17.

Ide yang fresh dan kreatifitas siswa belia Spemda telah menjadi sorotan positif kalangan guru. Support yang luar biasa dari guru dan orang tua, menjadikan kepercayadirian mereka memunculkan inovasi yang terkini.

Nov 08

Sunday School bawa misi budaya ke Thailand

 

Foto persahabatan SMP Muhammadiyah 2 Surabaya dan Sekolah Pattaya 11 Thailand

Semangat tak pernah goyah untuk menjadi yang terbaik. Melangkahkan kaki dengan sigap dan percaya diri, untuk mengenalkan budaya dan karya siswa kelas Sunday School (SS) SMP Muhammadiyah 2 Surabaya yang dikenal Spemda Surabaya ( 7/11). 19 siswa dan 4 guru telah berangkat sejak Senin lalu dengan persiapan yang matang.

Penyambutan hangat dan manis yang dipersembahkan untuk siswa SS Spemda Surabaya. Puluhan lambaian bendera Indonesia berjejer rapi dari siswa Pattaya City 11 School, Thailand.

Kedatangan mereka adalah untuk mengenalkan budaya Indonesia dan karya paten siswa SS SMP Muhammadiyah 2 Surabaya kepada Pattaya City 11 School, Thailand.

Budaya yang mereka kenalkan adalah Tari Saman asal Aceh dan budaya khas seni beladiri atau biasa disebut Tapak Suci Spemda. Dan karya yang dipresentasikan adalah water roket dan water hight level detector.

“Luar biasa, saya kaget sekali. Saya pikir yang datang adalah guru-guru. Ternyata justru anak-anak yang aktif. Sebab, ini kali pertama Sekolah kami menerima tamu siswa,” ungkap Mr.Paitoon Jankrajang, selaku Kepala Sekolah,
Pattaya City 11 School, Thailand.

Continue reading

Nov 01

Arti Bahagia

 

Arfian Septiansyah

    Apa yang dimaksud dengan bahagia, mungkin sebagian orang berpikiran bahwa dengan bergelimang harta kebahagian dapat diraih mungkin bisa jadi karena dengan harta yang kita miliki semua diingin dapat terwujud. Mulai dari rumah mewah, mobil import, hingga baju kelas dunia bahkan pergi keluar negeri dan masih banyak lagi kemewahan duniawi. Namun ada kalanya segala kemewahan itu menjadi sebuah kesedihan dikala seseorang tersebut dililit berbagai macam hutang, sehingga memaksa menguras seluruh harta yang begitu banyaknya untuk melunasi segala macam tunggakan, atau karena seseorang tersebut terserang penyakit parah sehingga harus dirujuk ke dalam kerumah sakit, sehingga harta tersebut  tak dapat dirasakan sepenuhnya dikarenakan harus membayar obat dan perawatan yang pastinya tidaklah murah dan membutuhkan dana yang lebih.

Namun ada juga seseorang yang bahagia apabila melihat saudara atau temannya tersakiti, bahkan dia merasa bangga apabila seseorang tersebut tertindas karena sikap dan perbuatannya. Mungkin didalam benaknya apabila dia telah menyakiti fisik maupun perasaan orang lain tersebut dirinya akan merasa lebih hebat daripada orang yang tersakiti bisa jadi karena jabatan yang tinggi, mungkin saja dia lebih tangguh daripada orang tersakiti, dan memiliki kekuasaan yang tinggi, sehingga dapat dengan semena–mena menindas kaum yang lebih lemah. Namun sifat yang seperti ini sangatlah dibenci oleh alloh SWT, karena termasuk perbuatan dzalim seperti tercermin dalam surat Al Hujurat ayat 11 :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ ۖ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ ۚ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim (QS Al Hujurat.ayat 11)

Pada hakikatnya kebahagian yang hakiki adalah, dimana kita dapat mensyukuri segala nikmat yang diberikan oleh Alloh SWT, baik itu yang berwujud materi maupun non materi. Selain itu kita juga harus saling menyayangi sesama manusia  uatdan apabila seseorang tersebut berbuat kesalahan hendaknya ia segera bertaubat atas segala kesalahannya seperti diriwayatkan dalam sebuah hadist :

عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ

Dari Anas Radhiyallahu anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Semua anak cucu Adam sering berbuat salah dan sebaik-baik orang yang banyak berbuat salah adalah mereka yang banyak bertaubat.” [HR. Ahmad; Tirmidzi; Ibnu Mâjah; Dârimi]

Dan hendaknya harus saling menyayangi terhadap sesama manusia, agar tercipta kerukunan dan kedamaian yang seperti dijelaskan dalam hadist berikut :

مَنْ لَا يَرْحَمْ النَّاسَ لَا يَرْحَمْهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ

Barang siapa tidak menyayangi manusia, maka Allah tidak akan menyayanginya (HR.Muslim)

Penulis : Arfian Septiansyah

Nov 01

Merajut asa, di Kota Pisang

Kontingen SMP Muda

Cuaca sangat bersahabat, keramaian tak menjadikan Kota Lampung menjadi macet dengan ribuan siswa-siswi yang siap berjuang untuk menjadi juara terbaik. Olympiade Ahmad Dahlan (Olimpicad) ke V 2017 ini berlangsung selama empat hari berturut-turut, 26 – 29/10/,2017 ini. Diikuti 500 kontinge dari Jawa Timur, diantaranya terdiri siswa dan pendamping guru.

Spemda, salah satu sekolah di Surabaya yang mengirim empat cabang perlombaan di (Olimpicad) ke V di Kota Lampung. Olimpiade Tapak Suci, Majalah, Hafidz, News Reading.

Tim dari Spemda, telah mempersiapkan diri untuk siap berjuang dengan kejujuran. Lima siswa perempuan (Syifa Nur Salsabillah (news reading), Rindy Belva (Majalah), Andhika Nur Badri (Tahfidz) dan satu tim tapak suci seni putri (Yasmin Firdausi, Sevilla Izzatun Nihaya, Albyantisha Distra Rachmansyah).

“Tidak menuntut menang, tapi perjuangan mereka akan membuahkan hasil yang nyata. Semangat untuk berjuang demi Spemda sudah menjadi point khusus buat sekolah. Semoga mereka berjuang menjadi yg terbaik, “ungkap Dra. Ida Indahwati Waliulu selaku Kepala SMP Muhammadiyah 2 Surabaya.

Ada 21 cabang perlombaan dalam Olympicad V 2017. Di antaranya, olimpiade matematika, IPA, fisika, kimia dan biologi. Selain itu, lomba membaca berita Bahasa Inggris, Ismu Bahasa Arab, Ismu Bahasa Inggris, otomotif, robotika, film indie, business plan, KTI, dan lain-lain. Lomba akan diselenggarakan di Kompleks Muhammadiyah Labuhan Ratu, Wisma Haji Bandar Lampung, dan SDIT Muhammdiyah Gunung Terang.

Pembukaan yang dilakukan di Gor Saburai Bandar Lampung ini, sempat diguyur hujan meski sejenak, tapi tak menolak pesona yang meriah. Sambutan tarian asal Lampung hingga pawai baju adat dengan iringan drum band menjadi awal dimulai Olimpicad ke V 2017.

Nov 01

SUMENEP OPEN PENCAK SILAT CHAMPIONSHIP 2017

TIM MBA SPARTANS

HASIL PRESTASI TIM MBA SPARTANS SURABAYA:
1. M. Fikri haikal, Juara 1 kategori ganda putra remaja
2. Naufal kamaluddin, juara 1 kategori ganda putra remaja
3. Dzaki muzhaffar, juara 2 kategori tunggal putra remaja
4. Naura darrin hasan, juara 2 kategori tunggal putri remaja
5. Yasmin firdausi, juara 2 kategori regu putri remaja
6. Sevilla izzatun N, juara 2 kategori regu putri remaja
7. Albyantisha distra R, juara 2 kategori regu putri remaja
8. Audinia , juara 3 kategori regu putri pra remaja
9. Shakiya , juara 3 kategori regu putri pra remaja
10. Aurelazora davki Z, juara 3 kategori regu putri pra remaja
11. Tiana taindra, juara 3 tanding kelas H putri pra remaja
12. Kayla azalia, juara 3 tanding kelas A putri pra remaja
13. M. Burhan nurdin, juara 3 tanding kelas F putra pra remaja
14. Bagaskara adi P, juara 3 tanding kelas D putra remaja
15. Aulia ayu N, juara 1 tanding kelas B putri remaja

TOTAL KESELURUHAN:
2 Emas, 3 Perak, 8 Perunggu
SPEMDA: 1 Perak, 6 Perunggu
SMAM X: 2 Emas, 2 Perak, 2 Perunggu

Nov 01

Juara lagi!Juara lagi!

Tim SMP Muda meraih 1 Medali Emas dalam Cabang Majalah Sekolah – Olypicad V Bandar Lampung – 2017

1 Emas – Olypicad V Bandar Lampung – 2017

Della sabrina maharani, kls. 9D
juara 2 panahan, surabaya competition stage 2 – PERPANI KOTA SURABAYA – 2017

Jul 21

Unik dan Cantik

Unik dan Cantik

 

Suasana hijau membalut pemukiman di kawasan Pacet, Mojokerto. Tenang dan syahdu membuat pemikiran yang terus mengalir untuk bisa menjadi sebuah karya-karya kreatif, para staff dan Koordinator dalam Rapat kerja (Raker), Kamis, (21/7) di Villa Welirang Pacet, Mojokerto.

Konsep yang diusung lebih pada kekreatifan staff dan koordinator untuk menghidupkan branding sekolah yang berbeda.Tema yang diangkat adalah Mempertahankan dan Memperkuat Branding Spemda di era Digital. Rapat kerja yang diikuti oleh kepala sekolah, 5 staff dan 12 koordinator. Masing-masing staff dan koordinator membuat harapan diawal tahun ajaran untuk penunjang kegiatan Spemda.

“Saya berharap, staff dan koordinator dapat membuat konsep yang unik dan kreatif. Program kerja mereka pun harus aneh dan orisinil,” ungkap Ida Indahwati Waliulu selaku Kepala Spemda Prestasi.

Dalam Raker yang dimulai dari pukul 15.00 sore hingga 24.00, pemikiran diadu untuk bisa lebih produktif disetiap program yang dibuat. Kolaborasi yang menarik antara staff kurrikulum, hubungan masyarakat, sarana dan prasarana, islam, kemuhammadiyaan dan bahasa arab (Ismubaris) berkolaborasi dengan koordinator setiap staff demi menciptakan karya dalam mendukung kreatifitas siswa dan fasilitas spemda.

“Berharap, setelah raker seluruh program kerja terjalankan sesuai harapan dan tersaji dengan baik”, lanjutnya.