May 22

Sumbangkan Lima Cabang Olahraga Dalam PORPROV Jawa Timur 2015

DSC_2749Kebanggaan yang muncul pada setiap siswa berbeda beda. Saat ini misalnya, siswa-siswi SMP MUHAMMADIYAH 2 Surabaya telah mengepakkan sayap kebahagiaan. Mereka akan berjuang untuk masa depan, bukan melalui Ujian Nasional melainkan melalui bakat Olahraga yang telah mereka tekuni selama ini. Siswa-siswi SMP MUHAMMADIYAH 2 Surabaya akan berangkat berjuang untuk nama Surabaya melalui pertandingan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Timur.

Sekolah yang memiliki brand image “Sekolah Prestasi”, telah banyak merebut berbagai penghargaan bidang Olahraga di kancah Nasional hingga Internasional. “Memberikan dorongan serta menggelar berbagai ivent yang rutin demi memfasilitasi atlet-atlet dalam mengasah kemampuannya”, ungkap Ir. Sudarusman, selaku Kepala SMP MUHAMMADIYAH 2 Surabaya.

Ditahun 2015 ini menjadi tahun bersejarah, karena SMP MUHAMMADIYAH 2 Surabaya akan menyumbangkan lima cabang olahraga (cabor), diantaranya Pencak Silat, Hockey, Anggar, Panahan dan Atletik di Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Timur 2015.

Dalam pertandingan ini, cabang olahraga Hockey akan menyumbangkan lima siswa, cabang olahraga Pencak Silat dua siswa, cabang olahraga Anggar satu siswa, cabang olahraga Panahan satu siswa dan cabang olahraga Atletik satu siswa. Siswa-siswi ini akan berangkat ke pertandingan PORPROV 2015 di Banyuwangi secara bergilir. Setiap cabang olahraga memiliki tanggal bertanding masing-masing sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Pelepasan lima cabang olahraga berlangsung senin, (22/5) 2015 di Hall SMP MUHAMMADIYAH 2 Surabaya, dengan seremonial yang akan disimbolkan melalui satu Panahan oleh salah satu cabor.

Pelepasan ini adalah bentuk support yang dilakukan oleh sekolah untuk para atlet dalam PORPROV 2015. “Event ini dilakukan agar mereka lebih percaya diri dalam berjuang kelak”, ungkap Ir. Sudarusman yang juga menjabat sebagai Ketua Pimpinan Daerah Tapak Suci.

DSC_2749 DSC_2842 DSC_2828 DSC_2816

Leave a Reply

Your email address will not be published.