«

»

Nov 08

Sunday School bawa misi budaya ke Thailand

 

Foto persahabatan SMP Muhammadiyah 2 Surabaya dan Sekolah Pattaya 11 Thailand

Semangat tak pernah goyah untuk menjadi yang terbaik. Melangkahkan kaki dengan sigap dan percaya diri, untuk mengenalkan budaya dan karya siswa kelas Sunday School (SS) SMP Muhammadiyah 2 Surabaya yang dikenal Spemda Surabaya ( 7/11). 19 siswa dan 4 guru telah berangkat sejak Senin lalu dengan persiapan yang matang.

Penyambutan hangat dan manis yang dipersembahkan untuk siswa SS Spemda Surabaya. Puluhan lambaian bendera Indonesia berjejer rapi dari siswa Pattaya City 11 School, Thailand.

Kedatangan mereka adalah untuk mengenalkan budaya Indonesia dan karya paten siswa SS SMP Muhammadiyah 2 Surabaya kepada Pattaya City 11 School, Thailand.

Budaya yang mereka kenalkan adalah Tari Saman asal Aceh dan budaya khas seni beladiri atau biasa disebut Tapak Suci Spemda. Dan karya yang dipresentasikan adalah water roket dan water hight level detector.

“Luar biasa, saya kaget sekali. Saya pikir yang datang adalah guru-guru. Ternyata justru anak-anak yang aktif. Sebab, ini kali pertama Sekolah kami menerima tamu siswa,” ungkap Mr.Paitoon Jankrajang, selaku Kepala Sekolah,
Pattaya City 11 School, Thailand.

Terkejutnya Mr. Paitoon Jankrajang kepada siswa SS Spemda yang dengan percaya diri mempresentasikan karyanya. Dan memberikan banyak persembahan untuk Pattaya City 11 School, Thailand.

Dra. Ida Indahwati, memberikan cinderamata sebagai akad kerja sama, guna mengembangkan visi pendidikan sekolah untuk go international.

“Kami senang, mereka begitu terbuka untuk bisa menjalin kerjasama dibidang pendidikan. Ini kesempatan emas kita untuk menjalin kerja sama dengan sekolah Pattaya City 11 School, Thailand. Setelah sebelumnya kami sudah jalin dengan Sekolah di Malaysia dan Singapur,” ujar Bu Ida panggilan akrabnya.

Dia mengatakan bahwa kerja sama dengan Pattaya City 11 School, Thailand tidak sulit. Sebab, sekolah yang berdiri pada 2008 terbuka bagi sekolah manapun yang ingin bekerja sama.

“Pengalaman student exchange menjadi pengalaman yang sangat bermanfaat bagi masa depan Sunday School bawa misi budaya ke Thailand

Semangat tak pernah goyah untuk menjadi yang terbaik. Melangkahkan kaki dengan sigap dan percaya diri, untuk mengenalkan budaya dan karya siswa kelas Sunday School (SS) SMP Muhammadiyah 2 Surabaya yang dikenal Spemda Surabaya ( 7/11). 19 siswa dan 4 guru telah berangkat sejak Senin lalu dengan persiapan yang matang.

Penyambutan hangat dan manis yang dipersembahkan untuk siswa SS Spemda Surabaya. Puluhan lambaian bendera Indonesia berjejer rapi dari siswa Pattaya City 11 School, Thailand.

Kedatangan mereka adalah untuk mengenalkan budaya Indonesia dan karya paten siswa SS SMP Muhammadiyah 2 Surabaya kepada Pattaya City 11 School, Thailand.

Budaya yang mereka kenalkan adalah Tari Saman asal Aceh dan budaya khas seni beladiri atau biasa disebut Tapak Suci Spemda. Dan karya yang dipresentasikan adalah water roket dan water hight level detector.

“Luar biasa, saya kaget sekali. Saya pikir yang datang adalah guru-guru. Ternyata justru anak-anak yang aktif. Sebab, ini kali pertama Sekolah kami menerima tamu siswa,” ungkap Mr.Paitoon Jankrajang, selaku Kepala Pattaya City 11 School, Thailand.

Terkejutnya Mr. Paitoon Jankrajang kepada siswa SS Spemda yang dengan percaya diri mempresentasikan karyanya. Dan memberikan banyak persembahan untuk Pattaya City 11 School, Thailand.

Dra. Ida Indahwati, memberikan cinderamata sebagai akad kerja sama, guna mengembangkan visi pendidikan sekolah untuk go international.

“Kami senang, mereka begitu terbuka untuk bisa menjalin kerjasama dibidang pendidikan. Ini kesempatan emas kita untuk menjalin kerja sama dengan Pattaya City 11 School, Thailand. Setelah sebelumnya kami sudah jalin dengan Sekolah di Malaysia dan Singapure,” ujar Bu Ida panggilan akrabnya.

Dia mengatakan bahwa kerja sama dengan Pattaya City 11 school, Thailand tidak sulit. Sebab, sekolah yang berdiri pada 2008 terbuka bagi sekolah manapun yang ingin bekerja sama.

“Pengalaman student exchange menjadi pengalaman yang sangat bermanfaat dengan menambah wawasan tentang kehidupan mancanegara dan kehidupan minoritas muslim di manca negara, ” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>